disusun oleh :
Puji Permana
1153040
D3 Teknik Informatika 2B
PROGRAM DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA
POLITEKNIK POS INDONESIA
BANDUNG
2017
SEJARAH
YAKULT
Pada tahun 1930 Dr. Minoru Shirota, Seorang dokter
lulusan Kyoto Imperial University-Jepang, berhasil menemukan bakteri asam
laktat yang bermafaat untuk menekan pertumbuhan bakteri merugikan yang hidup di
dalam usus manusia. Bakteri ini kemudian dinamakan Lactobacillus casei Shirota strain.
| Born | 代田 稔 (Shirota Minoru?) 23 April 1899 Iida, Nagano, Japan |
|---|---|
| Died | 10 March 1982 (aged 82) Konkaikōmyō-ji, Kyoto, Japan |
| Occupation | Microbiologist |
| Known for | Invention of Yakult |
Dengan Dedikasi yang tinggi untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat, pada tahun 1935 Dr.Shirota berhasil menciptakan minuman Yakult yang mengandung bakteri berguna Lactobacillus casei Shirota strain yang bermanfaat bagi pencernaan manusia. Minuman ini kemudia dijual dengan harga yang terjangkau.
Untuk mendukung usaha penelitian pada bakteri yang
bermanfaat bagi kesehatan manusia, pada tahun 1967 didirikan Pusat Penelitian
Mikrobiologi Yakult (Yakult Central Institute) di Tokyo, Jepang. Yakult Central
Institute telah melakukan beragam penelitian untuk mengembangkan produk-produk
dengan menggunakan bakteri yang bermanfaat.
PT Yakult Indonesia
Persada berdiri sejak tahun 1990 diIndonesia,sebagai pemenang
lisensi dari Yakult Honsha Co., Ltd., Jepang. Bersama dengan perusahaan Yakult di seluruh dunia, Yakult Indonesia berusaha untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan bahagia.
lisensi dari Yakult Honsha Co., Ltd., Jepang. Bersama dengan perusahaan Yakult di seluruh dunia, Yakult Indonesia berusaha untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan bahagia.
PROSES
PRODUKSI
I.Proses Pembuatan Seed Starter (Proses A)Skim milk powder dan glukosa dilarutkan dengan air kemudian disterilisasi dan difermentasi dengan penambahan Lactobacillus casei Shirota strain di dalam tangki pembibitan (Seed tank)
II. Proses pembuatan Susu Fermentasi
1. Susu bubuk skim dan Glukosa dituang ke dalam silo.
2. Susu bubuk Skim dan Glukosa dari Silo Tank selanjutnya dilarutkan menggunakan air panas di dalam Disolving Tank.
3. Setelah proses pelarutan sempurna, larutan difilter dan ditransfer ke mesin Ultra High Temperature (UHT) untuk disterilisasi pada temperatur sekitar 120oC. Dari mesin UHT selanjutnya larutan susu steril ini ditransfer ke Culture Tank.
4. Untuk mendapatkan warna khas Yakult, susu dipanaskan dengan suhu sekitar 98oC.
5. Proses penambahan seed starter (lihat proses A)
6. Proses fermentasi sejak proses seeding sampai didapatkannya suatu susu fermentasi sesuai standar mutu yang diterapkan
7. Susu fermentasi yang sudah memenuhi standar mutu selanjutnya dihomogenisasi menggunakan mesin homogenizer
III. Proses Pembuatan Sirup (Proses C)
1. Sukrosa (gula rafinasi dituang ke dalam Silo Tank
2. Sukrosa (gula rafinasi) dari Silo tank selanjutnya dilarutkan menggunakan air panas di dalam Disolving Tank
3. Setelah larut sempurna, sirup ditransfer ke mesin HTST (High Temperature Short Time) untuk disterilisasi
IV. Proses Mixing-1 (Proses D)
Proses Mixing-1 adalah proses di mana susu fermentasi dari mesin Homogenizer (Hasil proses B) ditrensfer ke Storage Tank yang sudah berisi dengan sirup steril (Hasil Proses C). Hasil dari proses ini disebut Yakult Consetrate (YACON)
V. Proses Sterilisasi Air Pencampur (Proses E) Air yang sudah mendapatkan perlakuan awal selanjutnya disterilisasi dengan mesin ultraviolet (UV) dan ditampung sebagai AIR STERIL di dalam Water Tank
VI. Proses Mixing-2 (Proses F)
Proses Mixing-2 adalah proses pencampuran antara YACON dengan AIR STERIL di mesin “BLENDING”
VII. Proses Pembotolan dan Pengepakan
1. Botol-botol Polistrene dihasilkan oleh mesin Moulding, Yakult dibotolkan secara otomatis oleh mesin pengisi dan ditutup dengan Alumunium Foil. Setiap botol Yakult mempunyai Volume 65 ml.
2. Yakult yang sudah dibotolkan selanjutnya dikemas menjadi kemasan multi yang terdiri dari 5 botol/pak dan dikemas lagi menjadi kemasan Repack yang terdiri dari 10 pak Multi/pak (50 Botol)
VIII. Penyimpanan Dingin Yakult-Yakult yang sudah dikemas selanjutnya disimpan dalam “COLD STORAGE”
source :http://www.yakult.co.id/sejarah.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Yakult
https://en.wikipedia.org/wiki/Minoru_Shirota





0 comments: